Analisis Pola Komunikasi di SMK Negeri 7 Makassar pada Masa Digitalisasi

Authors

  • Andi Besse Bataritoja Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar Author
  • Alifa Naila Rusmin Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar Author
  • Rahmatullah S Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar Author
  • Muh Rusdi Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar Author
  • Nasaruddin Nasaruddin Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar Author
  • Aulia Pratiwi Salsabila Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar Author

DOI:

https://doi.org/10.70437/ijoed.v2i3.362

Keywords:

Pola Komunikasi, Siswa, Media Sosial, Komunikasi Pendidikan, Interaksi Digital

Abstract

Komunikasi memiliki peran penting dalam pendidikan karena tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga mendukung terbentuknya hubungan, kepercayaan, dan keterlibatan siswa/i dalam proses pembelajaran. Dalam konteks pendidikan, komunikasi yang baik membantu menciptakan suasana belajar yang lebih terbuka, nyaman, dan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran (Abidin, 2015; Mulyana, 2010; Suranto, 2011). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola komunikasi siswa/i SMK 7 Makassar pada masa digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data kualitatif sederhana terhadap 25 responden melalui angket daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa/i cenderung menggunakan bahasa gaul atau nonformal dalam komunikasi sehari-hari dan masih mengalami kesalahan memahami pesan digital. Siswa/i juga lebih percaya diri saat berkomunikasi dalam kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) dibandingkan pembelajaran teori. Media sosial menjadi sarana penting memperoleh informasi sekolah. Namun sebagian siswa/i masih segan memulai percakapan dengan guru, dan WhatsApp belum sepenuhnya dianggap lebih nyaman untuk bertanya dibandingkan secara langsung. Secara keseluruhan, pola komunikasi siswa/i dipengaruhi oleh situasi interaksi, media yang digunakan, dan tingkat kedekatan dengan lawan bicara.

References

Anggraini, R. A., & Djatmiko, A. A. (2019). Pemanfaatan Media Sosial (Group WhatsApp) dalam Menunjang Aktifitas Belajar Siswa di Luar Jam Sekolah di SMK Negeri 2 Tulungagung. Media Penelitian Pendidikan: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran.

Hakiki, R. (2016). Dakwah di Media Sosial (Etnografi Virtual pada Fanpage Facebook KH. Abdullah Gymnastiar). Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Haomasan, P., & Nofharina. (2018). Pengaruh Penggunaan Smartphone Terhadap Pola Komunikasi Interpesonal Siswa SMP Negeri 50 Bandung. Komunikasi.

Morissan, Wardhani, A. C., & Hamid, F. (2010). Teori Komunikasi Massa. Bogor: Ghalia Indonesia.

Mulyana, D. (2010). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suranto, A. W. (2011). Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suryani, R. (2017). Fungsi WhatsApp Grup Shalihah Cabang Bandar Lampung sebagai Pengembangan Media Dakwah dalam Membentuk Akhlakul Karimah. Lampung: UIN Raden Intan Lampung.

Downloads

Published

2026-03-29

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Bataritoja, A. B. ., Rusmin, A. N. ., S, R. ., Rusdi, M. ., Nasaruddin, N., & Salsabila, A. P. . (2026). Analisis Pola Komunikasi di SMK Negeri 7 Makassar pada Masa Digitalisasi. Indonesian Journal on Education (IJoEd), 2(3), 291-297. https://doi.org/10.70437/ijoed.v2i3.362