Pergaulan bebas di Kalangan Remaja: Analisis Faktor, Dampak, dan Strategi Pencegahan Berbasis Kebijakan Sosial dan Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.70437/drw8tm23Keywords:
Pergaulan bebas, Remaja, Pendidikan karakter, Literasi digital, Pencegahan sosialAbstract
Maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja Indonesia menjadi persoalan sosial yang tidak dapat diabaikan. Dampaknya meluas, tidak hanya dirasakan oleh individu yang bersangkutan, melainkan juga oleh lingkungan keluarga, institusi pendidikan, dan tatanan sosial masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang mendorong terjadinya pergaulan bebas, berbagai konsekuensi yang ditimbulkannya, serta merumuskan strategi penanggulangan yang tepat berdasarkan pendekatan kebijakan sosial dan pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis dokumen dan hasil forum diskusi akademik. Temuan menunjukkan bahwa perilaku menyimpang ini bersumber dari faktor dalam diri remaja—seperti rapuhnya pengendalian diri dan krisis jati diri—maupun dari faktor luar, yaitu lemahnya pengawasan keluarga, tekanan kelompok sebaya, serta paparan konten digital yang tidak sesuai tahap perkembangan. Konsekuensinya mencakup kemerosotan moral, menurunnya capaian akademik, gangguan pada kesehatan jasmani dan mental, serta terganggunya relasi sosial. Penanganan yang berhasil mensyaratkan kolaborasi erat antara sekolah, keluarga, dan komunitas melalui penguatan pendidikan karakter yang membumi, peningkatan literasi digital, dan pembukaan ruang komunikasi yang sehat.
References
Anwar, M., et al. (2019). Faktor-Faktor Penyebab Pergaulan Bebas pada Remaja. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 3(2), 45–52.
Gunarsa, S. D., & Gunarsa, Y. S. D. (2004). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
Mbayang, C. M. (2024). Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja. JLEB: Journal of Law, Education and Business, 2(1), 366–372.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Mulyadi, S. (2010). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: UI Press.
Sudrajat, A. (2008). Pendidikan Moral dan Etika. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suhaida. (2018). Pergaulan Bebas dan Dampaknya terhadap Remaja. Jurnal Pendidikan Sosial, 5(1), 12–20.
Walgito, B. (2010). Psikologi Sosial: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Andi.
Willis, S. S. (2010). Remaja dan Masalahnya. Bandung: Alfabeta.
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Amelia Islaku, Alya Rohalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit , provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.





