Analisis Pertikaian di Media Sosial: Penyebab, Bentuk, dan Dampaknya bagi Individu dan Masyarakat

Authors

  • Misran Rahman Pendidikan Masyarakat, Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Muhammad Ibrahim Pendidikan Masyarakat, Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Zaskia Pobi Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Nurzairah Ishak Universitas Negeri Gorontalo Author

DOI:

https://doi.org/10.70437/9qywrh93

Keywords:

cyberbullying, literasi digital, media sosial, pertikaian, ujaran kebencian

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi masyarakat, namun juga memicu meningkatnya pertikaian di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab, bentuk, dan dampak pertikaian di media sosial terhadap individu dan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertikaian dipicu oleh perbedaan pendapat, anonimitas, penyebaran hoaks, fanatisme, dan rendahnya literasi digital. Bentuk pertikaian meliputi ujaran kebencian, cyberbullying, perdebatan agresif, dan konten provokatif. Dampaknya mencakup gangguan psikologis, keretakan sosial, serta risiko hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi digital dan etika bermedia sosial sangat penting untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan kondusif.

References

Anderson, M., & Jiang, J. (2018). Teens, social media & technology. Pew Research Center.

Benkler, Y. (2017). Network propaganda: Manipulation, disinformation, and radicalization in American politics. Oxford University Press.

Boyd, D. (2014). It's complicated: The social lives of networked teens. Yale University Press.

Castells, M. (2015). Networks of outrage and hope: Social movements in the internet age. Polity Press.

Fuchs, C. (2017). Social media: A critical introduction. Sage Publications.

Goleman, D. (2013). Emotional intelligence. Bantam Books.

Hootsuite. (2024). Digital 2024: Global overview report.

Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2022). Literasi digital nasional.

Nasrullah, R. (2017). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

Putnam, R. D. (2020). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Rheingold, H. (2012). Net smart: How to thrive online. MIT Press.

Sunstein, C. R. (2018). #Republic: Divided democracy in the age of social media. Princeton University Press.

Turkle, S. (2017). Reclaiming conversation: The power of talk in a digital age. Penguin Books.

Wardle, C., & Derakhshan, H. (2017). Information disorder: Toward an interdisciplinary framework. Council of Europe.

Williams, R. (2021). Social media and society. Sage Publications.

Downloads

Published

2026-09-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rahman, M. ., Ibrahim, M. ., Pobi, Z. ., & Ishak, N. . (2026). Analisis Pertikaian di Media Sosial: Penyebab, Bentuk, dan Dampaknya bagi Individu dan Masyarakat. Indonesian Journal on Education (IJoEd), 3(2), 401-406. https://doi.org/10.70437/9qywrh93